[FF] I Love U, Lee Jihyun

Title              : I Love U, Lee Jihyun

Genre           : romance, school life

Rating          : T

Leght           : One Shoot

Author         : Hachigatsu

Main Cast    : – Gong Chansik as Gong chansik

                       – Lee Jihyun as you

Other Cast  : – B1A4 Baro & Sandeul

                       – CNBLUE Lee Jonghyun

                       – CNBLUE Jung Yonghwa

Maaf kalo FF ku jelek atau banyak typo nya, soalnya ini pertama kalinya aku buat FF. jadi kalo udah baca tolong beri saran yah, supaya aku bisa memperbaiki kesalahan aku di FF ku yang lain. aku udah lebih dulu ngeshare FF ini di facebook aku, baru deh aku post ke sini^^ … smoga kalian suka sama FF ku yang ini *AMIN^^ …
inget jangan jadi silent readers ^^

Author POV

Hari ini sepertinya cuaca tidak bersahabat, hujan terus membasahi kota sepanjang hari. Seluruh siswa telah pulang, kecuali Jihyun yang terus berdiri didepan sekolah. Jihyun terus memperhatikan jam tangannya, dia terlihat menunggu seseorang. Kemudian dia mengambil handphonenya dari dalam kantung celananya, lalu menelpon seseorang. Tak lama kemudian seseorang mengangkat telponnya.

“yeoboseyo.” Terdengar suara seorang namja, dari dalam telpon.

“oppa ! kau sekarang dimana ? aku sudah menunggumu dari tadi.” Kata Jihyun tidak sabar.

“ Jihyun mianhe. Aku sedang sibuk sekarang, bisakah kali ini kau pulang naik bus saja ?” kata namja yang bernama Lee jonghyun itu, dia adalah kakak Jihyun.

“ arasseo.” Jawab Jihyun singkat, lalu menutup telponnya. “huft, selalu saja begini, padahal aku sudah menunggu dari tadi. Tapi apa boleh buat, aku harus naik bus lagi.” Batinnya.

Saat hujan sudah sedikit reda, Jihyun melangkahkan kakinya menuju halte bus. Dia berlari-lari kecil, agar cepat sampai ke halte bus. Tapi saat diperjalan ke halte bus tiba-tiba hujan bertambah deras, sehingga seragamnnya jadi sedikit basah. Disana dia melihat seseorang yang sangat dia benci, ya siapa lagi kalau bukan Gong Chansik. Namja itu memang tampan dan di gilai oleh banyak gadis, tapi menurut Jihyun Chansik adalah namja terburuk dari semua namja dimuka bumi. Bahkan melihatnya saja sudah membuat Jihyun ingin muntah, bagaimana tidak Chansik selalu saja membuatnya kesal.

“huft, kenapa dia ada disini sih ? semakin merusak mood ku saja.” Batin Jihyun, sambil menatap tajam kearah Chansik. “dari sekian banyak siswa disekolah, kenapa hanya dia yang ada disini. Masa aku harus pulang bersamanya ?”

Tiba-tiba Chansik memalingkan wajahnya kearah Jihyun yang memandangnya, spontan Jihyun terkejut dan memalingkan wajahnya kejalan raya. Chansik mengerutkan dahinya, lalu kembali memalingkan wajahnya kedepan.

“apa barusan yeoja itu menatap ke arahku ? ah mungkin hanya perasaanku saja.Mana mungkin dia menatapku ? melihatku saja dia ingin muntah. Tapi mungkin saja dia tiba-tiba faling in love dengan ku. Hahahhahahaha…. Ya Gong Chansik, kau tidak boleh berpikiran seperti itu.” Batin Chansik, sambil tersenyum sendiri.

Bus yang ditunggu-tunggu akhirnya datang, Chansik naik terlebih dahulu. Kemudian Jihyun naik ke bus, namun entah kenapa tiba-tiba saja dia tersandung dan terjatuh. Chansik segera menghampirinya.

“gwenchanayo ?” Tanya Chansik, sambil membantunya berdiri.

“ ye. Gomawo.” Jawab Jihyun, kemudian berjalan menuju kursi belakang dan Chanshik mengikutinya dari belakang.

“ apa kau benar-benar tidak apa-apa ?” Tanya Chansik.

“ tentu saja. Kenapa kau terlihat khawatir dengan ku ?” Tanya Jihyun.

“ mwo ? khawatir ? yang benar saja ! aku tidak khawatir, hanya saja aku bingung. Bagaimana bisa, seorang gadis bisa seceroboh itu ?” kata Chansik.

“ mwoya ? ceroboh ? aku tidak ceroboh ! hanya saja aku sedang buru-buru, takut jika ketinggalan bus.” Kata Jihyun sedikit jengkel.

“benarkah ? lalu kenapa kau bisa sampai sering terjatuh ? saat dikelas tadi, bukannya kau terjatuh karena kau menginjak kain pel ? oh, kemarin juga kau terpeleset di depan kelas kan ? ah bahkan kau hampir terjatuh ditangga minggu lalu. Lalu, “ sebelum Chansik melanjutkan kalimatnya, Jihyun segera memotongnya.

“berhenti menghitung kecerobohan ku. Aku melakukannya diluar kemauanku tahu.” Kata Jihyun sedikit berteriak.

Chansik tersenyum, lalu berkata, “aku tahu. Itulah yang dinamakan ceroboh. Dasar gadis CEROBOH.” Sedikit membesarkan suara saat kata ceroboh.

Jihyun hanya mendengus, lalu memalingkan wajahnya keluar jendela. Chansik terus terseyum melihat tingkah Jihyun.

Author POV End

Chansik POV

Busnya sudah berhenti, aku harus turun sekarang. Padahal aku masih ingin disini, dan terus mengganggu Jihyun. Menurutku dia sangat cantik saat cemberut, makanya aku suka membuatnya jengkel. Tapi sepertinya dia merasakan sebaliknya.

“aku pulang.” kata ku sambil masuk kedalam rumah.

“kau sudah pulang ? cepatlah ganti pakaian mu, lalu makan.” Kata Sandeul hyung.

Aku hanya mengangguk dan masuk ke kamarku. Setelah beberapa menit, aku keluar dari kamar dan segera ke meja makan. Sandeul dan Baro hyung, sudah menunggu ku disana.

“Channie ya, kenapa kau sangat lama didalam kamar ? kau tahu aku sudah lapar dari tadi.” Kata Baro hyung.

“mian, aku kan harus mengganti bajuku dulu. Tapi kenapa kau masih disini hyung, bukankah kau ada janji dengan Shinwwo dan Jinyoung hyung ?” Tanya ku.

“janjinya ditunda, jadi nanti malam. ” kata Baro hyung.

“ oh begitu, ya sudah ayo kita makan.” Ucap Sandeul hyung.

“baik bebek.” Ucap aku dan Baro hyung serentak. Kemudian Sandeul hyung meniup poninya, dan melahap nasi sebanyak mungkin hingga mulutnya penuh. Aku dan Baro hyung saling bertatapan, dan menahan tawa kami.

Chansik POV End

Jihyun POV

Hari ini aku bangun terlambat lagi, pasti nanti aku akan dihukum lagi. Padahal aku selalu berusaha agar bangun pagi, tapi selalu saja tidak bisa. Baru saja sampai disekolah, guru BK sudah memanggil ku.

“Lee Jihyun.” Terdengar seseorang memanggil ku, ternyata seonsengmin Jung Yonghwa.

“Seonsaengmin Jung, apa anda memanggil saya ?”Tanya ku pada pria, yang terlihat seusia dengan oppa ku.

“Tentu saja, siapa lagi kalau bukan kamu. Kamu tahu tidak, sekarang sudah jam berapa ?” tanya seonsaengmin Jung.

“sudah jam 8.” Jawab ku.

“Kamu tahukan kalau kamu itu terlambat, dan apa hukumamu ?” tanyanya.

“ ye, aku tahu. Aku akan mengerjakannya sekarang.”

Aku segera pergi keruang olahraga, dan membersihkan disana. Sepertinya ini tugas rutinku setiap pagi, sebelum belajar dikelas. Guru itu sepertinya menjadikan ku sebagai tukang bersih-bersih. Tiba-tiba ada Chasik, yang juga sedang dihukum juga. Dari sekian banyak siswa disekolah ini, lagi-lagi kenapa harus dia ? aku berusaha menjaga jarak, agar dia tidak mengganggu tugas ku ini.

“oh Jihyun ah… Kau ada disini ?” sapa Chansik, bertingkah seolah aku dan dia akrab.

“oh. Iya, aku disini. Wae yo ?” Tanya ku, sambil memandangnya dengan tatapan sinis.

“ani, aku hanya bersyukur kau baik-baik saja.” Jawabnya sambil, tersenyum.

Aku mengerutkan dahiku. “maksud mu apa ? aku tidak mengerti.”

“mak..sudku kemarinkan hujan lebat dan kau kehujanan, aku khawatir kau terkena flu dan tidak pergi ke sekolah hari ini. Aku senang melihat mu baik-baik saja.” Kata Chansik, sambil terssenyum lebar. Tapi aku masih memandanginya, segera dia melanjutkan kata-katanya. “ sebaiknya kau tidak perlu mengerjakan semua ini, biar aku saja yang melakukannya.” Lalu mengambil sapu yang kupegang, aku hanya diam memandangnya sedikit heran.

“apa yang terjadi pada Chansik hari ini ? apa tadi pagi kepalanya terbentur ? kenapa dia begitu baik pagi ini ? ah biarlah, toh aku tidak perlu bersusah payah membersihkan ruangan ini.” Batinku.

Aku hanya duduk dibangku, sambil memperhatikan Chansik yang sedang membersihkan sendirian. Tiba-tiba rasanya jantungku berdegup sangat cepat. “Ada apa ini ? kenapa persaanku jadi seperti ini ? jangan-jangan, ah tidak ! aku tidak boleh menyukainya.” Batinku.

Jihyun POV End

Author POV

Chansik hampir menyelesaikan hukumannya, dan hukuman Jihyun juga. Tiba-tiba jihyuk mendatanginya, lalu merampas sapu yang dipegang Chansik.

“wae ?” Tanya Chansik sedikit jengkel.

“ wae ? kau bilang wae ? seharusnya aku yang bilang seperti ini.” Jihyun sedikit meninggikan nada suaranya.

“apa maksud mu ? aku tidak mengerti.” Tanya Chansik.

“berhentilah bertingkah seperti ini ! aku tidak tahu apa yang ada dipikiran mu sekarang, tapi berhentilah berpura-pura bahwa kau itu baik !” Jihyun semakin membesarkan suaranya.

“mwo ! kau pikir aku berpura-pura ? dengar ! aku tidak pernah melakukan itu. dan berhentilah berteriak.” Tegas Chansik.

“baik. Jika memang kau tidak berpura-pura, tapi bisakah berhenti bersikap seperti ini padaku ?” ucap Jihyun mulai menurunkan nada suaranya.

“memang kenapa ? apa salah jika aku memperlakukan seseorang dengan baik ? apa kau segitu bencinya denganku, hingga kau melarangku melakukan hal-hal seperti ini dan itu terhadapmu ?” Tanya Chansik, yang sekarang meninggikan nada suaranya.

Jihyun hanya diam dan menunduk. Dia tidak tahu apa yang harus dia katakan lagi, dan matanya mulai berkaca-kaca.

“ Jihyun ! Lee Jihyun ! jawab. Aku mohon jawablah pertanyaanku.” Tanya Chansik, sedikit memohon.

“kau tahu kenapa, aku membenci mu ? kau kenapa, aku tidak ingin kau melakukan hal ini dan itu terhadapku ? kau tahu kenapa, aku tidak ingin menapatapmu bahkan sekalipun ? itu karena kau sendiri Gong Chansik ! karena kau terlalu menyebalkan. Kau membuat semua yeoja disekolah tergila-gila pada mu, dan lalu kau membuat mereka sakit hati. Dan.. dan juga kau selalu membuatku jengkel, selalu membuatku marah. kenapa kau memperlakukanku seperti itu ?” Kata Jihyun, air matanya hampir menetes.

“karena, aku menyukaimu. Lee Jihyun.” Ucap Chansik. Mata Jihyun terbelalak, mendengar ucapan namja didepannya itu. Chansik melanjutkan. “ kenapa aku selalu menolak para yeoja yang tergila-gila padaku, dan memintaku untuk menjadi namja chingu mereka ? kenapa aku selalu membuatmu marah dan jengkel ? itu karena aku menyukaimu. Sejak lama aku terus memendamnya, karena kau tidak pernah sekalipun tersenyum atau mengajakku bicara. Makanya aku terus membuatmu jengkel, agar aku dapat berbicara denganmu. Agar aku dapat mendengarmu memanggil namaku, meskipunsaat itu sedang marah.”

“Chansik ah.” Ucap Jihyun, menatap Chansik.

“mianhe. Jongmal mianhe. Jika sekarang kau menyuruhku agar berhenti bersikap seperti ini, akan kulakukan. Tapi jika kau menyuruhku untuk berhenti menyukaimu, mian aku tidak bisa. Aku pergi sekarang, kau bisa lanjutkan ini. Annyeong.” Ucap Chansik, lalu pergi meninggalkan Jihyun yang masih berdiri ditempatnya.

“ Chansik ah, jamkkanman. Gong Chansik !” kata Jihyun, sambil menghampiri Chansik.

Chansik berhenti dan berbalik. “Mwo ?”

“ jika aku menerima mu, bisakah kau berjanji untuk tidak menyakitiku dan juga tidak membuat ku marah lagi ?” Tanya Jihyun.

“Mwo ? tadi kau bilang apa ? kau menerimaku ? istilahnya, kau ingin menjadi yeoja chingu ku ? oh jeongmal ?” ucap Chansik kegirangan.

“ YA ! pabo ya,jawab dulu pertanyaanku yang tadi.” Ucap Jihyun sedikit kesal.

“ tentu saja ! erhhmmm. Lee Jihyun, SARANGHE.” Kata Chansik sangat bahagia.

“ nado saranghe, Chansik ah.” Balas Jihyun, lalu memberikan senyumnya pada Chansik.

Author POV End

Chansik POV

hari ini sangat bahagia, neottaemune Jihyun ah. Mian sudah membuatmu kesal selama ini. Tapi yang harus kau tahu, bahwa aku selalu mencintaimu. Aku berjanji akan selalu membuatmu tersenyum sepanjang hari, dan tidak akan mengecewakanmu^^ .

Chansik POV End

***** The End *****

Makasih udah mampir^^ …. aku berharap banget ada yang suka sama FF ku yang ini … kalo ada yang bilang bagus, aku bakal buat lagi nanti *ngarep.com^^  … dan insya allah lebih baik dari yang ini …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s